Kode Etik Pelayanan Di PSBR ”Rumbai” Pekanbaru

Etika terhadap Organisasi

  • Mentaati peraturan dan melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.
  • Memiliki loyalitas dan semangat pengabdian yang tinggi kepada Panti Sosial Bina Remaja Rumbai Pekanbaru.
  • Memiliki pengetahuan, keahlian dan/atau keterampilan dalam melaksanakan tugas.
  • Bersikap jujur, berani, tegas, bijaksana dan tanggung jawab.
  • Bersikap obyektif, tidak dipengaruhi prasangka, interpretasi atau kepentingan pribadi atau pihak lain.
  • Setiap pegawai wajib patuh dan taat terhadap standar operasional dan tata kerja.
  • Senantiasa menjaga nama baik dan kehormatan Panti Sosial Bina Remaja Rumbai Pekanbaru

Etika terhadap Rekan Sejawat

  • Menciptakan iklim kerja yang dinamis dan kondusif.
  • Menggalang kerja sama yang sehat.
  • Konsultasi rekan sejawat dalam rangka pemberian pelayanan kepada penerima manfaat dengan memperhatikan kepentingan dan pandangan penerima manfaat.
  • Saling menghormati antar teman sejawat, baik secara vertikal maupun horizontal, dalam suatu unit kerja, instansi maupun antar instansi.
  • Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan

Etika terhadap Keluarga dan Masyarakat

  • Tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun dalam setiap proses layanan rehabilitasi sosial anak di Panti Sosial Bina Remaja Rumbai Pekanbaru.
  • Memberikan kesempatan kepada keluarga untuk berkomunikasi dengan anak.
  • Bersikap ramah, sederhana, dan komunikatif dalam menjalin relasi dengan pihak keluarga maupun masyarakat.
  • Tidak bersikap diskriminatif dalam proses layanan.
  • Mengutamakan kepuasan pelayanan.
  • Menjalin kerja sama dan menciptakan suasana kondusif dengan lingkungan masyarakat sekitar.
  • Keterbukaan informasi layanan publik dalam proses rehabilitasi sosial anak

Etika terhadap Penerima Manfaat PSBR Rumbai Pekanbaru

  • Menghormati harkat pribadi, integritas dan keyakinan penerima manfaat.
  • Tidak boleh memberikan layanan bantuan diluar kemampuan dan kompetensi yang dimilikinya.
  • Menerima dan menghargai keunikan masing-masing penerima manfaat tanpa membedakan agama, suku bangsa, budaya, atau status sosial ekonomi.
  • Tidak melakukan kekerasan terhadap penerima manfaat.
  • Tidak terlibat emosional mendalam dalam hubungan relasi profesional dengan penerima manfaat.
  • Mampu bersikap empati, mendengarkan aktif dan komunikatif dengan penerima manfaat.
  • Memberikan perhatian terhadap perkembangan minat dan bakat penerima manfaat.
  • Mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
  • Memperhatikan harapan, pandangan dan pendapat anak dalam pemberian layanan.
  • Bertutur kata dengan baik dan bijak kepada penerima manfaat.
  • Menjaga prinsip kerahasiaan penerima manfaat.